Bottom ImageBottom ImageBottom ImageBottom Image

Pernyataan dari Gubernur Aceh Irwandi

Sudut Sungai di Hutan LeuserGubernur Aceh, Irwandi Yusuf mengeluarkan pernyataan pada bulan Agustus lalu yang berkaitan dengan komitmen Pemerintah Aceh untuk melindungi sumber daya alam Aceh melalui kebijakan Aceh Green, dan secara khusus terhadap upaya konservasi ekosistem Leuser melalui badan pengelola yang disebut Badan Pengelola Kawasan Ekosistem Leuser (BPKEL).

"Pemerintah Aceh sangat menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan/alam ini. Sejak saya menjadi Gubernur, saya telah memberikan pernyataan tentang moratorium/jeda terhadap penebangan hutan kita tak ternilai harganya. Saya telah mempromosikan kebijakan yang disebut Aceh Hijau yang mendukung pendekatan yang seimbang terhadap pembangunan dan membuat konservasi sebagai komponen kunci pada proses pembangunan tersebut. Salah satu tindakan yang pertama saya lakukan setelah menjabat sebagai Gubernur Aceh adalah membentuk tim baru yang bertugas untuk mengelola Kawasan Ekosistem Leuser di Aceh. Sebuah area hutan hujan yang sangat luas - sekitar 2,3 juta hektar - yang mungkin saat ini dianggap sebagai area terakhir yang menopang populasi spesies fauna-fauna besar yang pernah tersebar di seluruh Asia Tenggara. Hanya di sini kita dapat menemukan orangutan, badak, harimau dan gajah yang hidup bersama-sama."

“Selama ratusan tahun masyarakat Aceh telah berjuang untuk konservasi hutan raya ini dan saya bangga membawa tradisi ini dan memiliki tim profesional yang akan mengelola kawasan yang sangat berharga ini. Tim ini secara kolektif akan membentuk suatu badan yang dikenal dengan singkatan BPKEL. Badan ini memiliki peran vital dalam mengelola perlindungan, rehabilitasi, dan pemanfaatan yang berkelanjutan di Ekosistem Leuser. Saya mengajak kepada seluruh pihak – pengusaha, kelompok masyarakat, penyandang dana, perorangan, dan lain lain – untuk dapat berkoordinasi dengan badan ini sebelum melakukan kegiatan apapun, dalam  rangka untuk memastikan harmonisasi kegiatan pihak tadi dengan keseluruhan strategi yang ditetapkan oleh BPKEL bagi masa depan harta alam ini"

Pernyataan dari Gubernur Aceh Irwandi