Bottom ImageBottom ImageBottom ImageBottom Image

Warga Mengungsi Akibat Gajah Liar

Wild Elephant Attack

TAPAKTUAN- Aksi gerombolan gajah yang dilaporkan mengamuk di kawasan Gampong Alue Keujruen, Kec. Kluet Tengah, Kab. Aceh Selatan belum teratasi.

Puluhan warga yang terpaksa mengungsi sejak tiga pekan lalu karena ketakutan akibat amukan gerombolan gajah liar yang diperkirakan mencapai 13 ekor itu, masih bertahan di pengungsian.

Camat Kluet Tengah, Muhammad Hasbi, membenarkan masih bertahannya puluhan warga di rumah famili kawasan Gampong Koto Menggamat, dan Dusun Sarah Baru.

Hal itu karena gangguan gajah tak kunjung mereda. Malah gerombolan binatang berbelalai itu tidak mau beranjak dari pemukiman pedalaman Menggamat.

Hasbi mengatakan, dalam upaya mengatasi gangguan gajah pihaknya telah berkorodinasi dengan KSDA Aceh Selatan, melalui pengusiran mau pun penggiringan ke tengah hutan. Namun upaya itu terbentur persoalan biaya operasional.

“Kita telah mengajukan bantuan dana kepada bupati dan telah disetujui, namun terbentur proses di Dinas Keuangan (DPPKKD-red), tanpa diketahui penyebabnya,” sebut Hasbi yang sudah bolak-balik ke dinas tersebut.

Hasbi khawatir, jika gangguan gajah liar ini tidak ditangani, bakal terjadi konflik satwa dengan warga. Warga kehilangan kesabaran sebab binatang raksasa itu memporak-porandakan semua tanaman sebagai tumpuan hajat hidup mereka.

13 Ekor gajah liar sebelumnya menghancurkan puluhan rumah dan mengobrak-abrik semua tanaman pertanian dan perkebunan warga. Tidak sampai ada korban jiwa, karena warga keburu mengungsi menyelematkan diri.